Sunday, February 22, 2015

Sepuluh Tanda Cewek Ke-GR-an



Entah kenapa, status jomblo zaman sekarang adalah sebuah aib. Jomblo dihina, dinistakan, dirazam di mana-mana. Hal inilah yang bikin banyak anak muda berusaha nyari pacar—yang kadang-kadang berakhir menjadi nyari masalah. Tapi, sebelum jauh ke fase pacaran, makluk remaja-dewasa biasanya mencoba mengenali calon pasangan dalam masa pendekatan.

Masa pendekatan ini adalah masa yang krusial. Rawan. Beresiko. Banyak orang bingung harus bersikap kayak mana di fase ini. Kalau terlalu dingin, takut si doi mundur. Tapi kalau terlalu welcome, takut si doi ilfil karena ngerasa kita ke-GR-an.

Sebagai seorang cowok dengan pengalaman minim di bidang asmara, aku mencoba mengidentifikasi ciri-ciri cewek yang sedang ke-GR-an. Biar kalian cewek-cewek yang sedang didekatin seseorang bisa mengambil pelajaran. Apa aja itu? Saksikan setelah titik dua berikut ini:

Ingin Chatting Dibalas Cepat
Waktu pedekate, belum ada ikatan apa-apa, belum ada komitmen untuk selalu memprioritaskan kalian. Jadi, kalau kalian nanya, “Kok balasnya lama, sih?” waktu pedekate, bisa dipastikan kalian sudah ke-GR-an. Tapi, kalau cowoknya malah yang nanya, “Kok balasnya lambreta, sih?” bisa dipastikan si cowok itu ngondek.

Pake Emoticon/Sticker Ekspresif
Emoticon atau sticker yang ekspresif biasanya dipake orang yang sudah dekat dan intim. Kalau baru ketemu sekali dan belum apa-apa si cewek udah chatting dengan banyak emoticon atau sticker yang ajaib, maka ke-GR-an sedang melandanya. Cuma jangan juga jadi pake autotext, itu tandanya alay.

Merasa Diperhatikan
Pas masa pedekate, bagi cewe yang ke-GR-an, pertanyaan basa-basi sering disimpulkan sebagai perhatian dari si cowok. “Hei, udah makan belum?” ditanggapi dengan, “Akkhhh, dia perhatian banget sama aku.” “Hei, udah mati belum?” ditanggapi dengan, “Akkhhh, dia pengen datang ke makamku.”
 
Ada Yang Marah Nggak Kalau Kita Teleponan?
Sebenarnya pertanyaan “ada yang marah nggak kalo kita telponan?” adalah pertanyaan kepo, mau tau dia single atau nggak. Cuma ini menunjukkan kalau kalian ke-GR-an dan berharap doi available dijadiin pacar. Hati-hati, kalau sang cowok ilfil, bisa-bisa dia jawab, “Ada dong. Mamakku marah kalau kita teleponan, soalnya ini minjam HP-nya. Pulsanya habis. Hehe.”

Update Status Kasmaran
Update status kasmaran di sosial media bisa juga sebagai tanda ke-GR-an. Cuma karena sang gebetan nelepon ngobrol basa-basi, kalian update status “Teleponan dan ngobrol seru sama seseorang. #BahagiaItuSederhana” Ini kan bahaya, bisa bikin dia ilfil. Berdoa aja dia nggak komen “nice info, gan! Sundul!”

Ngasih Kode Biar Diajak Jalan
“Hey, aku lagi bosen nih. Pengin nonton tapi nggak ada temen,” adalah jurus yang kerap digunakan. Kode-kode seperti ini tentu saja digunakan oleh mereka yang sudah merasa diharapkan. Ke-GR-an terdeteksi. Cuma, aku lebih menyarankan untuk menggantu jurus itu jadi “hey, aku lagi bosen nih. Pengin nonton tapi nggak ada uang.” Kali aja doi transfer duit, lumayan buat beli nasi telor.

Bertanya Hal-Hal Pribadi
“Kamu udah berapa kali pacaran?”
“Kamu suka makan apa?”
“Kamu kalau cebok, tangannya bau nggak?”
Belum apa-apa, udah nanya macem-macem terkait hal-hal pribadi adalah juga tanda ke-GR-an. Orang yang merasa diistimiwekan berpikir kalau dia perlu tahu hal-hal pribadi. Padahal doi belum tentu benar-benar mengistimewakan si cewek.

Cerita Tentang Hubungan ke Orang-Orang
Cerita ke sahabat kalau sedang dekat dengan seseorang sambil senyam-senyum sendiri bisa jadi juga pertanda kalau sedang gede rasa.
“Eh, tau nggak? Aku kemarin masakin makanan lho buat doi. Dia suka banget.”
“Hah, kok bisa?”
“Iya, dia kan datang ke rumah aku, terus mesan makanan gitu.”
“Lah, kan emang rumahmu itu restoran!”

Cemburu Kalau Ada Cewe Lain yang Diperhatikan
Ini salah satu yang merupakan pertanda jelas kalau si cewek benar-benar sedang ke-GR-an. Saat mengetahui doi sedang teleponan, chatting, atau jalan dengan cewek lain dan api cemburu langsung terbakar, sesuatu yang salah sedang terjadi.
“Maaf, ya. Aku tadi teleponan bentar.”
“Ih, apaan sih? Aku males kalau kamu telepon-teleponan sama si Mi itu.”
“Astaga... Itu kan ibu aku. Aku panggilnya Mami.”

Terbuka Tentang Hal Pribadi
Nyeritain hal-hal pribadi kalian tentu nggak dilakukan ke sembarang orang. Kalau dia bukan orang spesial, pasti risih rasanya. Kalau pertemuan masih seumur toge tapi kalian sudah mulai bercerita segala macam hal pribadi, bisa dipastikan kalian mencoba mengistimewakan dia. Lagi-lagi menunjukkan sifat ke-GR-an. Kurangi menceritakan hal-hal pribadi, seperti utang yang menumpuk, celana dalam yang jarang diganti atau utang celana dalam menumpuk yang jarang diganti.   


Demikianlah beberapa tanda kalau cewek sedang ke-GR-an yang bisa kuungkap. Semoga bermanfaat sebagai pedoman dan pegangan saat kalian memasuki fase pendekatan. Semoga berhasil, anak muda.


Salam pejuang asmara.

Dimuat di Majalah GoGirl! edisi Januari.

7 comments

Gebetan aku gak ke-gr-an dong bang. Malah dia makin deket sama aku setelah aku ngetwit kode soal kedekatan kita :D

Kenapa jadi curhat? -_-

Thank bang atas "petuah" nya... izin share di blog saya ya bang.... Horas Bang...

Saya rasa sih banyakan cowok yang ke-GR-an Bang. Kalau cewek mah, kayaknya selalu terbuka untuk siapa aja yang mau deket sama dia. Makanya bikin banyak cowok yang GR.

Jarang sih liat cewek yang begitu ke-GR-an kalau deket sama cowok.
Apa mungkin saya yg gk tahu ya? apa saya kurang peka?
hmm... hanya tuhan yang tahu kayaknya.